Larangan Mudik Lebaran Demi Menghentikan Penyebaran Pandemi Covid-19

Tradisi mudik lebaran istilah pulang kampung menjadi hal lumrah dan bahkan beberapa masyarakat menganggap hal wajib yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Mengunjungi sanak saudara hingga mengobati rasa rindu akan suasana lebaran di kampung halaman di Indonesia. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia 

biasaya ketika instansi sudah mulai libur, menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Dan kebanyakan masyarakat Indonesia akan memanfaatkan momentum ini untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Semua ingin rehat sejenak dari kepadatan kerja sehari-hari untuk beristirahat sekaligus melepas rindu bersama keluarga besar.

Mudik lebaran merupakan salah satu momentum paling ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia, terlebih yang merantau. Tak jarang fenomena ini menjadi peristiwa yang mengharukan bagi setiap orang. 

Akan tetapi di tahun ini mudik lebaran di larang oleh Pemerintah. Hal ini dikarenakan untuk menghentikan penyebaran Pandemi Covid-19 di Indonesia. Sehingga untuk menghentikan penyebarannya, Pemerintah membuat peraturan untuk menunda mudik di tahun  ini.

Semenjak pandemi COVID-19 merebak, pemerintah memberlakukan larangan mudik, pada  tahun 2020 mudik tidak dilaksanakan.pemerintah telah menetapkan larangan mudik, Kemudian mudik lebaran kembali tidak dilaksanakan pada lebaran tahun 2021 masi tetap sama, pemerintah akan menetapkan larangan mudik, upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus

Pada tanggal 6-17 Mei 2021, pemerintah resmi melarang aktivitas mudik Lebaran, Instansi terkait bahkan saat ini sudah menyiapkan berbagai rekayasa untuk menghalaunya. 

Larangan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Larangan mudik tersebut akan mulai berlaku mulai 6-17 Mei 2021. "Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," kata Muhadjir.

Kepala negara atau  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait kebijakan dilarang mudik Lebaran tahun 2021 ini. Jokowi mengungkapkan sejumlah alasan yang membuat pemerintah memutuskan untuk kembali meniadakan mudik tahun ini, seperti tahun 2020 lalu. Presiden  RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku paham bahwa semuanya rindu dengan kampung halaman. Namun ia menekankan pentingnya upaya memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara. Pesan Jokowi terkait larangan mudik Lebaran disampaikan melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pada Jumat (16/4/2021).

Larangan mudik 2021 dan sanksinya juga mengatur sejumlah transportasi yang tidak diizinkan beroperasi selama periode tersebut. Seperti kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, serta kendaraan bermotor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan sepeda motor (kendaraan pribadi).

Aturan larangan mudik dibuat demi menghindari penyebaran Covid-19 yang mungkin saja meningkat di kala masyarakat melakukan aktivitas mudik. Larangan akan berlaku efektif bagi semua moda transportasi baik darat, laut, dan juga udara.

Karena hal tersebut, semua  transportasi yang ada di Indonesia akan di larang beroperasi sementara waktu Pengecualian kendaraan diberikan kepada sejumlah alasan dan keadaan, seperti: kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI, kendaraan dinas operasional berplat dinas TNI/POLRI, kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, mobil barang dengan tidak membawa penumpang, kendaraan untuk kesehatan darurat dan ibu hamil dengan didampingi oleh keluarga inti, dan kendaraan yang mengangkut repatriasi pekerja imigran Indonesia, WNI, pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah ke daerah asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Semoga dengan upaya pencegahan tidak di perbolehkan mudik ini dapat  lebih baik untuk bisa membendung peluang efek negatif yang bisa saja terjadi di masa depan. Walaupun kasus di suatu daerah tidak mengkhawatirkan, namun perlu adanya kesiapsiagaan dan upaya pencegahan, agar kondisi Covid-19 yang terkendali,

Belum ada Komentar untuk "Larangan Mudik Lebaran Demi Menghentikan Penyebaran Pandemi Covid-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel